Kamis, 26 Februari 2015

Tiga Hari Manis Nian


Biji masmadu tampak segar berwarna kuning keemasan. Tingkat kemanisannya 17-21 derajat briks. Bandingkan dengan jagung manis yang banyak ditanam pekbun di Indonesia. Rata-rata tingkat kemanisan berkisar 12-15 briks. Ukuran tongkol masmadu relatif besar. Panjang 14-18 cm, jumlah biji 14-16 baris pertongkol.
Zea mays berkualitas itu dituai dari tanaman berbatang kokoh dan tinggi, 165-20 cm. Posisi tongkol dari permukaan tanah 76-122 cm. Warna bunga kuning keputihan. Bunga jantan berwarna kuning susu akan muncul 40-45 hari setelah tanam (hst); betina, 45-50 hst. Bila rambut di ujung tongkol kering dan berwarna cokelat saatnya panen. Itu terjadi pada 68-72 hst. Volume panen 26.000-38.000 tongkol/ha, tergantung perawatan. Pekebun jagung di Malaysia hanya mempertahankan sebuahtongkol per tanaman..

Tujuh Keturunan
Masmadu jagung unggul hasil silangan MARDI. Untuk menghasilkan masmadu lembaga riset bergengsi itu menempuh jalan panjang. Empat tahap dilalui institusi yang bermarkas di Serdang, Selangor, itu. Pertama menyeleksi dan menyilangkan honey jean hingga generasi ke 7. Tujuannya untuk mendapatkan induk yang dapat beradaptasi di wilayah beriklim tropis. Maklum, pendatang asal Formosa di Asia Timur. Tanaman yang paling adaptif dijadikan induk.
Tahap kedua, menyilangkan honey bean terpilih dengan across 7824. Across 7824 merupakan jagung keluaran CIMMYT Meksiko. Hingga generasi ke 7 kedua jagung itu terus disilangkan. Pemilihan dilakukan berdasarkan kesesuaian tinggi batang dan tinggi tongkol, ukuran dan bobot tongkol, serta daya tahannya.
Kriteria tanaman yang lolos seleksi adalah tinggi batang 2 m, tinggi tongkol dari permukaan 1 m, panjang tongkol lebih dari 18 cm, dan tahan serangan penyakit hawar daun. Dari hasil seleksi MARDI memperoleh 250 klon unggulan. Mereka lantas diseleksi lagi hingga menjadi 16 klon terunggul. Kemudian klon-klon itu saling disilangkan untuk mendapatkan keseragaman populasi. Dari proses panjang itulah varietas masmadu dihasilkan.

Bertahan Singkat
Sifat masmadu mirip dengan varietas BC sweet keluaran PT Tanindo Suburprima. “Keunggulannya, masmadu jauh lebih tahan terhadap penyakit hawar kdaun,” ujar Ibrahim Rony Kusnady,  pekebun jagung manisdi Ciawi, Bogor. Selain itu, bentuk masmadu seragam dan tidak cepat keriput. Menurut Rony Kusnady masmadu lebih cocok untuk keperluan industri kalengan daripada kosumsi segar.
Itu karena tekstur bijinya cenderung lebih keras dibanding varites lokal. Selain itu daya tahan kemanisannya kurang. Kemanisannya hanya bertahan selama 2-3 hari. Jika disimpan pada suhu 3- 5 derajat celcius manis madu bertahan 3 pekan. Itulah sebabnya hasil panen harus segera di pasarkan atau diolah.
“Prospek penanaman madumas di Indonesia mungkin baik jika di sini ada pengalengan jagung manis. Sayangnya, di sini belum ada,” tambahnya.
Ingin mengetahui bibit tanaman unggulan silahkan pergi ke :  kebunbibit.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar